Ada 2 jenis orang yang bisa bikin gue marah buanget, orang bego ama orang egois. Siyalnya di minggu ini gue ketemu ama orang2 dari 2 jenis itu. Gedek, kesel, bikin gue inget ama salah satu pertanyaan psikotes yang baru gue kerjain: “anda suka merasa begitu marah terhadap orang yang anda anggap bodoh sehingga ingin menghardik mereka?” dan jawaban gue — ya– muanteebbbbbb…….dan setelah itu gue menemukan situasi itu, siyal………marah tapi gak bisa keluar, kesel tapi gak bisa dilampiasin, mau curhat gak mau ngebebanin orang ama cerita gue, alhasil emosi gue terbakar di oven, sampe pusing gue (mudah2an gak darah tinggi gue jadinya…..khehehehe) Kok bisa ya orang bego tapi ngerasa dirinya paling pinter dan paling bener dan paling bisa berlaku adil dan selalu memikirkan orang banyak, lha wong cara dia mikirin aja dah egois kok apanya yang mikirin rakyat….cuiihhhhhh….konyol, dah bego gak introspeksi, mau jadi apa rakyat yang mau dilindunginya….sekali lagi tjuiiihhhhhh…..
Berat
Berat cuy, ngebetein, sumpek jadinya, gak bisa keluar soalnya takut ngerasa kalah, hueeeeee…….
Posted in Coerhad
Bodoh
Pekerjaan gue sekarang tidak lebih sebagai administrasi sidang skripsi, dan pengumpulan data untuk kurikulum. Gak ngerasa ada tantangan di dua bagian kerjaan ini, otak gue serasa buntu dan statis. Gak ada ilmu yang nambah kecuali kalo gue ikut nyidang, tapi kok kerasanya otak ini gak muter yah. Kerjaan gue yang sekarang cuma membutuhkan metode aja, tapi gak merangsang otak gue untuk berkembang dan menggeliat.
Gue kangen ama penelitian, dulu gue bisa menghasilkan 1 tulisan dalam tiap minggunya, dan 1 penelitian tiap bulannya, otak gue bekerja dengan mobilitas tinggi, dan hal itu menghidupkan semangat yang tinggi sehari2nya.
Sekarang gue ngga bisa seperti itu, otak gue seperti sedang mati suri, dan semangat yang menggebu2 itu pun sepertinya padam. Sial sekali. Hidup ini jadi seperti hidup sekretaris, bukannya gue bilang hidup sekretaris itu buruk tapi ini bukan hidup gue. Gue mau meneliti lagi, ngajar lagi, berpikir lagi. Cape sekali rasanya, tapi gue gak bisa menghindar. Kalo gue AWOL gue akan nyakitin beberapa orang2 tua itu, sialnya mereka selalu memakai emosi dan perasaan kalo bekerja, kan bisa aja kalo gue bilang gue mundur dari kerjaan bisa bikin mereka sakit. Terlalu baek gue ini, padahal orang kayak gue yang tidak menolak menganut simbol2 yang ada sekarang seharusnya bisa bertindak tanpa rasa bersalah ke orang lain.
Gimana ya caranya biar gue gak bodoh lagi? mungkin mesti menyepi, tapi itu sama aja ama AWOL. Ato mesti membagi waktu kayak siang buat admin sore buat neliti, akhhh kapan istirahatnya kalo gitu. Padahal kan gue orangnya nyantai, kalo bisa seharian kerja di rumah aja sambil tidur2an….hehehehehe pemalas emang.
Satu sih solusi yang jelas, ganti kehidupan, ganti ekosistem, sekalian lepas dari semua yang ngiket gue selama ini.
Posted in Protes
Simbol
Gue sempet terkejut dengan perkataan temen gue hari ini, tentang bagaimana manusia menangkap simbol2 yang terserak di sekitarnya dengan kemampuan yang berbeda2 dan cara yang berbeda pula. Perkataan itu mengingatkan lagi akan Alchemist, buku yang pernah gue baca dulu. Buku bagus, mengajarkan pembacanya untuk berusaha memahami simbol yang ada di sekitar dan malngkahkan kaki sesuai dengan simbol yang dipilih.
Sekarang ini gue sedang berada pada titik dimana semua simbol yang pernah gue pahami dan menjadi tonggak hidup gue dulu sudah mulai kehilangan arti dan nilai2. Seakan2 nilai yang yang melingkupi simbol itu luruh satu demi satu dan meninggalkan suatu tanda yang tak lebih bagai hiasan hidup. Terserah bagaimana manusia lain mau mengambilnya untuk menghias hidupnya, tetapi bukan untuk hiasan hidup gue. Gue ngerasa jadi Jack yang sudah keluar dari kotak yang selama ini mengungkungi pemikiran dan pemahaman gue akan hidup dan segala simbol yang ada di dalamnya. Having no problem with that got me a little weird feeling. Gak tau ya kok gue ngerasa kayaknya gue jadi pongah dan sombong dalam melihat hidup ini.
Tapi kalo dipikir lagi ini bukan merupakan suatu kesombongan tetapi lebih kayak kesadaran di level selanjutnya dalam proses berpikir seorang manusia yang menyadari keberadaannya di dunia ini dan mencoba memahami arti hidupnya. Gue pikir hal ini gak salah, gue jadi memahami pemikiran orang yang menganut atheis, gue juga jadi memahami betapa rapuhnya manusia sehingga membutuhkan simbol2 untuk mengerti arah hidupnya di dunia ini. Well, mungkin daya nalar yang berbeda2 kemampuannya telah juga membedakan bagaimana manusia menangkap simbol2 tersebut. Perbedaan nalar juga yang mengakibatkan perbedaan2 yang ditambah dengan ketidaktahuan dan ketidakpedulian telah menyebabkan menajamnya friksi2 yang ada di antara manusia2 yang rapuh ini tetapi dengan sombongnya merasa dirinya yang terkuat dan terhebat, padahal mereka menggantungkan dirinya pada simbol2 yang sebenarnya merupakan ilusi yang dibangun oleh manusia lainnya dari kehidupan sebelumnya.
Satu hal yang gue kagumi dari orang2 yang menanamkan simbol2 tersebut dalam kehidupan manusia yang dikenal sekarang adalah kepintaran dan kecerdasan mereka untuk mempengaruhi kehidupan orang lain, dulu mungkin hanya mempengaruhi orang2 dalam lingkup kecil, sekarang mereka dapat menepuk dada dengan melihat jumlah orang yang memuja mereka dan mau berperang demi mempertahankan kedudukan simbol yang dulu mereka ciptakan.
Great minds have purposes, others have wishes. Washington Irving (1783 – 1859)
Posted in Ngomong sendiri
Gue pengen keliling dunia
apa ya kerjaan yang bisa menghasilkan duwit buat keliling eropa, yang jelas gue gak bisa jadi tur guide abis bahasa asing yang gue bisa cuma inggris itupun rada2 kagok kalo mesti nerangin dimana monas. dan profesi yang gue tau bisa jalan2 yah cuma tur guide, gak mungkin kan kerjaan gue yang cuma asisten ini bisa jalan2 keliling eropa. huh….payah nih kayaknya mesti cari kerjaan freelancer kali ya biar bisa jalan2. ataw ngerampog aja, tapi itu bukan kerjaan, itu kan kegiatan…..lagian gak enak ngambil duwit orang, bisa2 gue jalan2 dari satu penjara ke penjara laennya…..
apa ya?
Hepi Belsdei…
Akhirnya hampir nyampe ke dekade berikutnya dalam hidup gue. Kepikiran mau ngapain ya di tahun umur gue berikutnya ini, mau ke mana ya. Rencana gue sih buat hidup ini gak neko2, cuma pengen keliling dunia, itu aja. Gue gak kepingin kaya, ogah ngetop, gak kepingin jadi hebat……cuma pengen ngeliat tempat2 baru, sepanjang gue hidup. belon kebayang sih mau gimana dan seperti apa rencananya. Wallahuallam deh….pokoknya jalan-jalan…….
Posted in Ngomong sendiri
blog lagi, lagi-lagi blog, blog gila….
Wuekh…..entah kenapa kok tergiur ingin mencoba wordpress, gara2 melihat dan bertamu (sebenernya gak bisa lagi dibilang tamu, wong sering bener kasih komen) ke blog http://bosan.or.id atau blog http://blog.meijiideawan.web.id. Akhirnya sampailah gue di sini.
Lumayan gampang si kayaknya dibandingkan dengan blogger.
Posted in Ngomong sendiri